First Impression Magang Kampus Merdeka, Jadikan Devi sebagai solusi Jitu Pengusir Penat Kuliah Masa Pandemi

Devi Handayani

(Yogyakarta, 31/8), Dini hari Pada tanggal 19 Juni 2021, seorang teman mengajak saya untuk ikut daftar di program Kampus Mengajar. Kemudian teman saya mengajak satu teman lainnya. Pagi itu kami bertiga memulai obrolan melalui telepon whatsapp tentang kampus mengajar ini. Awalnya saya tidak tertarik dan tidak memiliki motivasi untuk mengikuti kampus mengajar ini karena saya belum banyak mengetahui informasi tentang kampus mengajar tetapi setelah dari obrolan tersebut saya mulai mencari informasi tambahan.
Setelah saya memiliki banyak informasi tentang kampus mengajar akhirnya saya ikut untuk mendaftar bersama dengan teman-teman saya. Disinilah motivasi mulai muncul, saya berpikir bahwa saat ini saya berada disemester akhir artinya sebentar lagi saya akan lulus dari kampus saya dan ditambah lagi dengan perkuliahan secara Online yang sudah dilaksanakan semenjak semester 4 jadi lumayan bosan dengan situasi seperti ini. Oleh sebab itu, saya ingin masa – masa kuliah ini menjadi berkesan sehingga nanti dapat diceritakan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat membawa kebermanfaatan.
Hal lainnya yang memotivasi saya untuk semangat dalam mengikuti pendaftaran dan seleksi kampus mengajar ini adalah saya sangat antusias untuk mengajar anak-anak terutama anak-anak yang masih kecil atau yang masih duduk di bangku sekolah dasar karena saya sangat suka berinteraksi dengan anak-anak kecil apalagi jika anak-anak itu sangat antusias merespon apa yang saya lakukan. Kemudian, karena saya suka melihat relawan – relawan yang mengajar di pelosok-pelosok negeri yang suka melewati semak – semak , hutan , sungai, sawah terus yang cuacanya dingin jadi itu kelihatan nya seru dan asyik kayak di film – film. (Red. G. Sun-Ardhie)

Written by 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.